Cerita remaja ini berawal saat seorang anak SMA yang bernama Ais sedang duduk-duduk diteras rumahnya. Tiba-tiba ia melihat remaja sebaya sedang naik sepeda lalu terjatuh tersungkur tepat didepan rumahnya. Isi plastik anak gadis itu tumpah dan berhamburan keluar. Tanpa pikir panjang, Ais segera menolongnya. Ais membantunya berdiri dan mengumpulkan barang-barangnya yang berserakan di jalan. Semprotan serangga, tali dan beberapa barang lain yang dibawa anak itu akhirnya sudah masuk ke dalam tas plastiknya lagi. Ais juga melihat kaki anak itu terluka, maka Ais memintanya mampir sebentar agar lukanya bisa diobati, anak tersebut menyetujui dan mereka berdua masuk rumah.
Di dalam rumah, Ais ngobrol dengan anak SMA itu yang akhirnya diketahui bernama Kiki. Lama sekali Ais ngobrol dengan kiki, mereka menjadi akrab dalam sekejap, mungkin karena umur mereka yang hampir sama. Mereka berbicara tentang sekolah, hobi, guru, dan hal lain-lain yang bisa diceritakan remaja SMA. Semenjak peristiwa itu, mereka berdua menjadi akrab dan saling bersahabat.
Saat lulus SMA, cerita kedua anak itu berlanjut. Keduanya diterima di universitas yang sama. Persahabatan mereka pun makin dekat. Hingga tak terasa, waktu kelulusan pun tiba. Beberapa hari sebelum wisuda Kiki menemui Ais, seperti biasa mereka saling mengobrol.
“Hey,Ais!” Kata Kiki, “Tahukah kamu bahwa jika kamu tidak menolongku dulu, mungkin selamanya aku tidak akan kenal denganmu. Kamu memang sahabat terbaikku.”
“Haha.. biasa ajalah. Lha emangnya kenapa?” Ais

Sangat penting arti seorang shbt itu…….
sahabat memang tak tergantikan.. dalam kondisi apapun.. pasti siap on time membantu..
thnkzzz..